<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
		>
<channel>
	<title>Comments on: Membela Dokter Terawan</title>
	<atom:link href="http://aburizalbakrie.id/2018/membela-dokter-terawan/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://aburizalbakrie.id/2018/membela-dokter-terawan/</link>
	<description></description>
	<lastBuildDate>Sat, 08 Jan 2022 16:05:33 +0700</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.8.6</generator>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
		<item>
		<title>By: Membela Dokter Terawan &#8211; Epicentrum</title>
		<link>http://aburizalbakrie.id/2018/membela-dokter-terawan/comment-page-1/#comment-2745</link>
		<dc:creator>Membela Dokter Terawan &#8211; Epicentrum</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 05 Apr 2018 10:36:44 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://aburizalbakrie.id/?p=882#comment-2745</guid>
		<description>[...] Sumber: aburizalbakrie.id [...]</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>[...] Sumber: aburizalbakrie.id [...]</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Azhary Choien</title>
		<link>http://aburizalbakrie.id/2018/membela-dokter-terawan/comment-page-1/#comment-2744</link>
		<dc:creator>Azhary Choien</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 05 Apr 2018 10:09:23 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://aburizalbakrie.id/?p=882#comment-2744</guid>
		<description>Saya juga ikutan Pak Ical untuk membela dr. Terawan kalau memang seperti itu dari pengalaman Pak Ical.
Kalau memang lebih banyak yang tertolong penyembuhannya dengan metode beliau dari pada yang gagalnya, kenapa tidak didukung metode beliau tersebut.
Sebenarnya kita banyak mempunyai orang2 hebat, tetapi sedikit sekali yang mau membantu memperkenalkan ke masyarakat luas, kalau perlu dihambat karirnya supaya jangan terkenal. Seperti dr. Terawan ini tidak banyak yang tau mengenai beliau ini termasuk saya sendiri, tahunya setelah sudah ramai di media.
Terimakasih Pak Ical sudah menjelaskan sosok dan keahlian dr. Terawan.
Salam </description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Saya juga ikutan Pak Ical untuk membela dr. Terawan kalau memang seperti itu dari pengalaman Pak Ical.<br />
Kalau memang lebih banyak yang tertolong penyembuhannya dengan metode beliau dari pada yang gagalnya, kenapa tidak didukung metode beliau tersebut.<br />
Sebenarnya kita banyak mempunyai orang2 hebat, tetapi sedikit sekali yang mau membantu memperkenalkan ke masyarakat luas, kalau perlu dihambat karirnya supaya jangan terkenal. Seperti dr. Terawan ini tidak banyak yang tau mengenai beliau ini termasuk saya sendiri, tahunya setelah sudah ramai di media.<br />
Terimakasih Pak Ical sudah menjelaskan sosok dan keahlian dr. Terawan.<br />
Salam</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Aburizal Bakrie Sebut Ada Pihak yang Tak Suka Keberhasilan Dr Terawan &#8211; Epicentrum</title>
		<link>http://aburizalbakrie.id/2018/membela-dokter-terawan/comment-page-1/#comment-2743</link>
		<dc:creator>Aburizal Bakrie Sebut Ada Pihak yang Tak Suka Keberhasilan Dr Terawan &#8211; Epicentrum</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 05 Apr 2018 08:47:20 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://aburizalbakrie.id/?p=882#comment-2743</guid>
		<description>[...] Saya berkewajiban menyampaikan ini ke masyarakat luas. Apa adanya. Seraya berdoa, semoga masalah ini bisa diselesaikan dengan baik dan dr Terawan bisa melanjutkan tugasnya menolong lebih banyak orang lagi,&#8221; tulis politisi kelahiran 15 November 1946. [aburizalbakrie.id] [...]</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>[...] Saya berkewajiban menyampaikan ini ke masyarakat luas. Apa adanya. Seraya berdoa, semoga masalah ini bisa diselesaikan dengan baik dan dr Terawan bisa melanjutkan tugasnya menolong lebih banyak orang lagi,&#8221; tulis politisi kelahiran 15 November 1946. [aburizalbakrie.id] [...]</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Santoso</title>
		<link>http://aburizalbakrie.id/2018/membela-dokter-terawan/comment-page-1/#comment-2741</link>
		<dc:creator>Santoso</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 05 Apr 2018 06:10:33 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://aburizalbakrie.id/?p=882#comment-2741</guid>
		<description>Ada yang mengatakan “tidak ilmiah”, memangnya yang mengatakan itu sudah memunyai ilmu yang komplit sampai bisa mengatakan tidak ilmiah. Yang memunyai ilmu lengkap hanyalah Allah SWT. 
Kalau tidak boleh praktik sebagai “dokter”, sementara tidak diakui, berpraktik lah sebagai sinshe atau dukun, yang penting banyak orang yang tertolong.
Bagi saya, lebih baik tidak sakit. Tetapi masih banyak yang sakit yang membutuhkan pertolongan.
Semoga pak Terawan tetap bergantung kepada Allah SWT, Tuhan YME yang menyembuhkan penderita melalui tangan pak Terawan.
Untuk memberi semangat kepada pasien, tidak salah kalau menyampaikan bahwa kondisi pasien baik dan “akan” sembuh, walaupun syarat untuk sembuh itu (yang mungkin sulit untuk dipenuhi oleh penderita) tidak disampaikan secara rinci. Itulah tugas “dokter”, menjadi anggota perkumpulan profesi ataupun bukan anggota.
Salam untuk pak Terawan (sementara tidak saya sebut dokter terawan).</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Ada yang mengatakan “tidak ilmiah”, memangnya yang mengatakan itu sudah memunyai ilmu yang komplit sampai bisa mengatakan tidak ilmiah. Yang memunyai ilmu lengkap hanyalah Allah SWT.<br />
Kalau tidak boleh praktik sebagai “dokter”, sementara tidak diakui, berpraktik lah sebagai sinshe atau dukun, yang penting banyak orang yang tertolong.<br />
Bagi saya, lebih baik tidak sakit. Tetapi masih banyak yang sakit yang membutuhkan pertolongan.<br />
Semoga pak Terawan tetap bergantung kepada Allah SWT, Tuhan YME yang menyembuhkan penderita melalui tangan pak Terawan.<br />
Untuk memberi semangat kepada pasien, tidak salah kalau menyampaikan bahwa kondisi pasien baik dan “akan” sembuh, walaupun syarat untuk sembuh itu (yang mungkin sulit untuk dipenuhi oleh penderita) tidak disampaikan secara rinci. Itulah tugas “dokter”, menjadi anggota perkumpulan profesi ataupun bukan anggota.<br />
Salam untuk pak Terawan (sementara tidak saya sebut dokter terawan).</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: E Santosa</title>
		<link>http://aburizalbakrie.id/2018/membela-dokter-terawan/comment-page-1/#comment-2736</link>
		<dc:creator>E Santosa</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 05 Apr 2018 01:39:47 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://aburizalbakrie.id/?p=882#comment-2736</guid>
		<description>Cuma setahun tampaknya ya Pak

Selamat berjuang selalu Pak

Wass wr wb</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Cuma setahun tampaknya ya Pak</p>
<p>Selamat berjuang selalu Pak</p>
<p>Wass wr wb</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: E Santosa</title>
		<link>http://aburizalbakrie.id/2018/membela-dokter-terawan/comment-page-1/#comment-2735</link>
		<dc:creator>E Santosa</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 05 Apr 2018 00:33:22 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://aburizalbakrie.id/?p=882#comment-2735</guid>
		<description>Kira2 2-3 tahun lalu saya membesuk seorang kenalan (beliau juga mantan petinggi/ Jendral) dan langsung dapat menyaksikan proses DSA tersebut dan setelahnya kami seperti keluarga bisa bersalaman dengan dr Terawan tsb. Semua mengagumkan baik yang dirasakan oleh paen maupun kami sebagai orang yang &#039;baru nyaho&#039; wah ada teknologi yang sudah dipraktekan begini. Kagum dan mohon maaf berangan-angan kapan ya punya uang bisa merasakan?!
Dan memang sejak itu tidak menemukan pemberitaan kecuali ada tahun lalu di RS Cikini apa semacam suntik cairan dst yang oleh dokter umum biasa tidak mendapatkan komen positif.
     Bila ternyata waktu itupun katanya sudah antri dan kini saya membaca dari Blog Yth Bp Aburizal yang telah mengapresiasi berarti ini fenomena yang tidak bisa diabaikan baik oleh peminat/ pasen maupun secara formal institusional oleh IDI.
IDI harus segera secara tranparan untuk membuka dan menjelaskan secara transparan dari sejak awal Pk Dr Mayjen Terawan sampai terjadi pelarangan. Ini penting telebih tidak hanya unsur kemanusiaan yang Pak Aburizal sampaikan tapi ini menyangkut kemajuan ank bangsa - siapa tau ini akan mempopulerkan pencapaian NKRI kita yang sama-sama kita cintai ini.
Terimakasih, banyak maaf. Salut Pak Aburizal dan Keluarga tercinta lanjut terus Pak untuk yang terbaik bagi kemaslahatan masyarakat bangsi Indonesia. Wass wr wb</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Kira2 2-3 tahun lalu saya membesuk seorang kenalan (beliau juga mantan petinggi/ Jendral) dan langsung dapat menyaksikan proses DSA tersebut dan setelahnya kami seperti keluarga bisa bersalaman dengan dr Terawan tsb. Semua mengagumkan baik yang dirasakan oleh paen maupun kami sebagai orang yang &#8216;baru nyaho&#8217; wah ada teknologi yang sudah dipraktekan begini. Kagum dan mohon maaf berangan-angan kapan ya punya uang bisa merasakan?!<br />
Dan memang sejak itu tidak menemukan pemberitaan kecuali ada tahun lalu di RS Cikini apa semacam suntik cairan dst yang oleh dokter umum biasa tidak mendapatkan komen positif.<br />
     Bila ternyata waktu itupun katanya sudah antri dan kini saya membaca dari Blog Yth Bp Aburizal yang telah mengapresiasi berarti ini fenomena yang tidak bisa diabaikan baik oleh peminat/ pasen maupun secara formal institusional oleh IDI.<br />
IDI harus segera secara tranparan untuk membuka dan menjelaskan secara transparan dari sejak awal Pk Dr Mayjen Terawan sampai terjadi pelarangan. Ini penting telebih tidak hanya unsur kemanusiaan yang Pak Aburizal sampaikan tapi ini menyangkut kemajuan ank bangsa &#8211; siapa tau ini akan mempopulerkan pencapaian NKRI kita yang sama-sama kita cintai ini.<br />
Terimakasih, banyak maaf. Salut Pak Aburizal dan Keluarga tercinta lanjut terus Pak untuk yang terbaik bagi kemaslahatan masyarakat bangsi Indonesia. Wass wr wb</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: HEADLINE: Cuci Otak ala Dokter Terawan, Pelanggaran Kode Etik atau Terobosan Medis? - Health Liputan6.com</title>
		<link>http://aburizalbakrie.id/2018/membela-dokter-terawan/comment-page-1/#comment-2734</link>
		<dc:creator>HEADLINE: Cuci Otak ala Dokter Terawan, Pelanggaran Kode Etik atau Terobosan Medis? - Health Liputan6.com</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 04 Apr 2018 17:46:46 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://aburizalbakrie.id/?p=882#comment-2734</guid>
		<description>[...] mengapa ia membela dokter militer berpangkat Mayor Jenderal (MayJend) TNI itu. Dalam tulisan di blognya Ical mengungkapkan peristiwa yang nyaris merenggut nyawanya 6 tahun [...]</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>[...] mengapa ia membela dokter militer berpangkat Mayor Jenderal (MayJend) TNI itu. Dalam tulisan di blognya Ical mengungkapkan peristiwa yang nyaris merenggut nyawanya 6 tahun [...]</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Iwar supriatin</title>
		<link>http://aburizalbakrie.id/2018/membela-dokter-terawan/comment-page-1/#comment-2733</link>
		<dc:creator>Iwar supriatin</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 04 Apr 2018 15:14:18 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://aburizalbakrie.id/?p=882#comment-2733</guid>
		<description>Assalamualaikum wr wb,
Saya bangga ada dokter yang mempunyai pengalaman yang sangat berarti untuk dunia medis. Tetapi mungkin karena kita sudah ditakdirkan lahir dibumi Indonesia, kebanyakan orang orang yang merasa pintar padahal belum pintar selalu saja merasa tersaingi dan akhirnya membuat trik trik untuk menjatuhkan seseorang yang memiliki pemikiran dan kepandaian yang sangat super. Saya juga heran dari berita TV IDI menon aktifkan selama 12 bulan karena Dr. Mayjen Terawan bukan dokter bedah sarat/bedah otak.
Pak ABR, saya mendukung bapak sepenuhnya.
Wasalam,,</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Assalamualaikum wr wb,<br />
Saya bangga ada dokter yang mempunyai pengalaman yang sangat berarti untuk dunia medis. Tetapi mungkin karena kita sudah ditakdirkan lahir dibumi Indonesia, kebanyakan orang orang yang merasa pintar padahal belum pintar selalu saja merasa tersaingi dan akhirnya membuat trik trik untuk menjatuhkan seseorang yang memiliki pemikiran dan kepandaian yang sangat super. Saya juga heran dari berita TV IDI menon aktifkan selama 12 bulan karena Dr. Mayjen Terawan bukan dokter bedah sarat/bedah otak.<br />
Pak ABR, saya mendukung bapak sepenuhnya.<br />
Wasalam,,</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
<!-- WP Super Cache is installed but broken. The path to wp-cache-phase1.php in wp-content/advanced-cache.php must be fixed! -->